Kamu mungkin jarang memperhatikan napasmu. Atau mungkin kamu justru baru menyadari bahwa saat ini dirimu sedang bernapas? Hehehe. Baiklah pada tulisan kali ini, saya tidak hanya membahas beberapa fakta menarik tentang napas kita, tetapi menyajikan rangkuman isi podcast Rianto Astono dalam mereview buku yang berjudul BREATH : The New Science of A Lost Art. Buku ini ditulis oleh seorang jurnalis bernama James Nestor. Buku setebal 300-an halaman itu berisi riset mendalam mengenai napas, serta pengalaman penulisnya saat mengalami masalah pernapasan. Tidak hanya itu, berbagai eksperimen cukup ekstrim yang sengaja dilakukan penulis juga turut mengisi buku ini. Beberapa poin pentingnya bisa disimak sebagai berikut : Tahukah kamu? Apapun makanan yang kamu konsumusi, seberapa banyak pun kamu berolahraga, dan bagaimana pun bentuk tubuhmu, semua itu tak ada gunanya jika kamu tidak bernapas dengan benar. Ya! Ini bukanlah sesuatu yang baru, menurut James, di berbagai kebudayaan, cara be...
Menyaksikan kedua anak sedang bermain bulu tangkis atau badminton itu, membuat pikiranku kembali terbang ke peristiwa belasan tahun yang lalu. Waktu itu, hampir setiap halaman rumah di kampungku dipenuhi dengan anak-anak bermain bulu tangkis. Kami bermain secara bergantian. Dua orang bermain, dan satu orang atau lebih bertugas menghitung skor sampai 30 atau lebih. Setiap yang kalah akan digantikan dengan teman yang menghitung skor. Dan akan berganti sampai semua dapat. Jika anak-anak sekarang bermain bulu tangkis dengan menggunakan raket, dulu kami hanya menggunakan tutup panci sebagai alat pemukul atau pengganti raket. Sedangkan bulu dibeli dengan cara berkongsi. Jika sedang tidak ada penjual, kami menggunakan kalongkong--kelapa kecil seukuran kepalan tangan anak usia satu tahun--yang gugur dari pohonnya. Saat itu, raket hanyalah milik kalangan orang-orang elite. Harganya mengalahkan jajan kami selama seminggu. Wkwk Walau hanya dengan alat-alat sederhana, kami bermai...