Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2019

Bulu Tangkis dan Tutup Panci Ibu

Menyaksikan kedua anak sedang bermain bulu tangkis atau badminton itu, membuat pikiranku kembali terbang ke peristiwa belasan tahun yang lalu. Waktu itu, hampir setiap halaman rumah di kampungku dipenuhi dengan anak-anak bermain bulu tangkis. Kami bermain secara bergantian. Dua orang bermain, dan satu orang atau lebih bertugas menghitung skor sampai 30 atau lebih. Setiap yang kalah akan digantikan dengan teman yang menghitung skor. Dan akan berganti sampai semua dapat. Jika anak-anak sekarang bermain bulu tangkis dengan menggunakan raket, dulu kami hanya menggunakan tutup panci sebagai alat pemukul atau pengganti raket. Sedangkan bulu dibeli dengan cara berkongsi. Jika sedang tidak ada penjual, kami menggunakan kalongkong--kelapa kecil seukuran kepalan tangan anak usia satu tahun--yang gugur dari pohonnya. Saat itu, raket hanyalah milik kalangan orang-orang elite. Harganya mengalahkan jajan kami selama seminggu. Wkwk Walau hanya dengan alat-alat sederhana, kami bermai...

Di Sebuah Restoran

“Orang-orang kelaparan” datang ke restoran dengan perut meronta-ronta. Keluar dari mobil mewah. Berjalan menghampiri lift. Masuk ke dalam kotak besi itu. Memencet tombol dua. Menunggu pintu kotak besi itu terbuka. Berjalan mendekati salah satu meja. Pelayan datang membawakan daftar menu. Mengambil daftar menu. Matanya memelototi gambar-gambar yang menggiyurkan. Menyebutkan nama-nama makanan yang diinginkannya. Sesekali bertanya kepada pelayan. Berbincang dengan “orang kelaparan” yang ada di kiri-kanannya.  Memastikan pesanan. Menunggu pesanan. Makanan yang menggiurkan datang. Mengeluarkan wangi sedap. Menanti disantap. “Orang-orang kelaparan” mengoyak-oyak daging ikan, cumi-cumi, udang, kepiting. Menyendoknya. Memasukkan ke mulutnya. Menuju ke kerongkongannya. Jatuh ke lambungnya. Dan kenyang..... Mereka menjelma menjadi “orang-orang kekenyangan”. Meninggalkan makanan yang sudah tidak bisa lagi dikunyahnya. Lalu menuju ke kasir. Mengeluarkan ATM, yang di dalamnya tersimpan duit. Di...