Apa yang terlintas di pikiran kita
ketika mendengar kota new york? Tentu saja kota yang memiliki pesona sendiri,
seperti yang dikatakan Ika Natassa dalam novelnya, bahwa New York merupakan
salah satu kota yang sebagian warganya tergolong sebagai imigran.
Dalam Novelnya “The Architecture Of
Love”. Ika Natassa salah satu penulis novel best seller, mengajak kita
menjelajahi New York. Seperti dalam bukunya tersebut, ia menjadikan New York
Sebagai setting tempat yang pas untuk pertemuan kedua pemeran utama.
Novel ke-8 Ika Natassa bercerita
tentang Raia seorang penulis yang berusaha mencari inspirasi menulis di New
York. Ia kehilangan inspirasi menulis setelah perceraian dengan suaminya Alam.
Ia bercerai bukan karna kesuksesan Raia Risjad yang terlalu sibuk dengan
gelarnya sebagai penulis yang handal. Namun, karna setelah 3 tahun pernikahannya,
Raia tak kunjung memberikan Alam keturunan. Dalam novel tersebut menggunakan
plot atau alur campuran. Pembaca akan dibuat keliru dalam membaca novel
tersebut.
Secara, Novel ini digarap melalui
proyek yang dinamakan #PollStory oleh ika Natassa yang juga merupakan proyek
dari Twitter. Ika Natassa membentuk novel tersebut dari pendapat para pembaca
di timeline Twitter. Pada halaman terakhir dalam bukunya, dapat dilihat
bagaimana pembaca antusias dalam menentukan cerita pada novel The Architecture Of
Love.
Setelah cukup lama tinggal di New
York, Raia tak kunjung mendapatkan inspirasi dalam menulis. sehingga pada suatu
malam, Erin yang juga merupakan sahabat Raia mengajaknya ikut pada pesta tahun
baru. sebenarnya, Raia tidak suka dengan pesta semacam itu. Secara ia adalah
anak rumahan. Namun, ia juga tak mungkin menolak ajakan sahabatnya itu. Dalam
novel tersebut penggambaran tokoh dalam novel cukup kuat. Sehingga deskripsi
dalam ceritanya terasa nyata.
Dengan mengikuti ajakan temannya,
Raia akhirnya sampai di tempat perayaan tersebut. Disana ia di perkenalkan
dengan teman-teman Erin. Tak lama kemudian, ia bertemu sosok laki-laki yang
sedang sibuk menggambar di sudut ruangan yang cukup gelap. Raia sempat
memperkenalkan diri, tetapi tidak dengan pria tersebut. Setelah pertemuan
singkat itu, membuat Raia penasaran dengan sosok laki-laki yang menurutnya
misterius.
Di Wollman Skating Rink, Raia
berjumpa untuk kedua kalinya dengan sosok pria misterius itu. Kali ini, Raia
beruntung bisa mengetahui nama laki-laki yang cool dan pendiam itu. Pertemuan
keduanya dengan River merupakan awal dari petualangan mereka megelilingi New
York. River sering mengajak Raia mengunjungi tempat yang menurutnya ia mudah
menggambar, dan Raia mudah menemukan inspirasi dalam menulis.
Sejak pertemuan tersebut, Raia dan
River bisa berteman lebih akrab dan berkeliling mencari inspirasi menggambar
dan menulis menjadi rutinitas sehari-hari mereka. tak hanya itu, River juga
mengajarkan kepada Raia cara melihat New York dengan sudut pandang lain yang
membuat Raia mulai jatuh cinta secara diam-diam. terlihat dalam novel tersebut,
lebih banyak menggunakan bahasa inggris, sehingga menyenangkan bagi kamu yang
suka berbahasa inggris. Tak kunjung, Ika Natassa merangkai judul Novel tersebut
dari bahasa inggris.
Dalam novel yang beralurkan campuran
itu, mengungkap masa lalu Raia Risjad dengan Suaminya Alam, yang hendak
bercerai karna Raia tak mampu menghadirkan buah hati ditengah keluarga mereka.
tak hanya itu, dalam novel tersebut juga mengungkapkan masa lalu River yang
dihantui dengan rasa bersalahnya dengan julukan sebagai pembunuh istrinya
sendiri. Namun, dalam Rutinitasnya mengelilingi New York, kedua insan tersebut
dapat saling menyembuhkan luka masa lalu mereka yang terlewat pahit.
Novel setebal 304 halaman itu,
membuat Ika Natassa, mengungkap masa lalu River ke Raia dalam halaman 152.
Tepat setelah River mengungkapkan masa lalunya kepada Raia, ia juga menyimpan
kenangan pada malam itu bersama Raia.ia mengecup pipi Raia, Dari situlah, ia
merasa dirinya bersalah karna tak dapat
mengendalikan otak sadarnya, dan tak sepantasnya ia melakukan hal demikian.
Setelah kejadian pada malam itu,
River ingin menjaga jarak dengan Raia, agar Raia tak jatuh cinta padanya. Sebab
saat itulah, ia mulai menyayangi Raia. Namun tetap merasa bersalah dengan
kejadian tersebut. Sehingga ia memutuskan kembali ke jakarta, teringat ibunya
juga yang sangat merindukannya.
Raia tahu, sejak perubahan River
kepadanya. Dan Sebelum balik ke Jakarta, River mengajak Raia berpetualang untuk
yang terakhir kalinya. dalam setiap petualangan antara River dan Raia, tanpa
sadar. Penulis mengajak kita menjelajahi setiap sudut kota New York dan
memperkenalkan makanan yang ada di New York.
Setelah River pulang ke Jakarta, ia
sempat berbincang dengan sahabat karibya Paul di Skype. Setelah perbincangan
terebut, ia selalu memikirkan kata-kata Paul yang mengatakan bahwa”disayangi
itu menyenangkan,Riv”. Di Jakarta, ia selalu memikirikan Raia. suatu ketika,
ibunya mengajak River menemaninya ke sebuah pesta pernikahan. Setelah melihat
undangan tersebut, ia melihat nama Risjad dibelakang nama sang pengantin pria.
Ia akhrinya curiga bahwa yang mengadakan pesta itu adalah keluarga besar dari
Raia Risjad.
Setelah cukup lama mencari Raia di
pesta tersebut, ia akhirnya melihat Raia sepintas, namun, ia tidak percaya
bahwa itu ternyata betul Raia. Setelah detik-detik di pesta tersebut, ia
akhirnya melihat Raia kembali dan merasa betul-betul bertemu Raia.
setelah pertemuan itu, Raia telah
melahirkan buku-bukunya. Ia akhirnya mewujudkan ketidakmungkinan untuk
melahirkan kembali tulisan di buku itu, sehingga diacara launching bukunya,
setelah detik-detik terakhir pula, ia bertemu dengan River yang sering
disapanya dengan sebutan bapak sungai.
Dalam hari yang sama, ia akhirnya
ditakdirkan mengecap rasanya berdamai dengan masa lalu dan bertemu masa depan.
River akhirnya merasakan apa yang dikatakan sahabatnya Paul “Disayangi itu
menyenangkan”. Akhir Cerita, Ika Natassa lebih memperkenalkan bangunan-bangunan
di new york, yang juga menjadi tempat menjelajah kedua pemeran utama. Menggantung pembaca tanpa ikatan status yang
jelas antara Raia dengan River.

Komentar
Posting Komentar